….apa adanya….

March 6, 2008

Mengapa Kamu BerTuhan???

Filed under: blogwalking,kepercayaan,personal — Verlita @ 10:07 am

Duh tambah lama, isi blog yang “apa adanya” ini kok makin berat yachhh???
Hueheuhehee….maaf, ternyata cuma keberatan judul doang… πŸ˜€

Kenapa sih hari ini Verlita yang manis (halahhh mulai narsis) memosting tulisan dengan judul yang keTuhan-tuhanan?
Masalahnya ini gara-gara blogwalking semalem…
Nemu blog-blog yang mengangkat keTuhanan secara gamblang, bahkan kadang kok…aneh?

Maksud saya begini loh…
Yang namanya kepercayaan sampai kapanpun sulit yah untuk dicari mana yang benar mana yang salah…
Wong kita yang percaya…
Wong kita nyamannya disini…
Thats it!!

Agama itu kan buatan manusia…
(menurut saya loh, tapi kayaknya bener)

Yang harus dituruti itu bukan agamanya, tapi apa yang terkandung dan diajarkan didalamnya.
Selama agama itu mengajarkan sesuatu yang diyakini “benar” bisa “dipastikan” kalau agama itu “tidak salah”
Selama agama itu meyakini kalau mencuri, membunuh, memperkosa, mengutil, mencungkil salah…
Saya tetap meyakini kalau agama itu “tidak salah”

Jadi jangan pernah tanyakan mengapa kamu beragama…
Kebanyakan agama yang kita anut ini adalah warisan orang tua…!!!
Bukan hasil pergumulan, pemahaman dan pembelajaran…

Mendingan nanya, Mengapa kamu memutuskan untuk berTuhan?

Karena menurut saya, lebih baik berTuhan daripada beragama….

-tapi, saya beragama loh…dan saya juga berTuhan πŸ˜‰ –

Advertisements

33 Comments »

  1. negara menjamin kebebasan beragama tetapi kenapa orang beribadah diganggu bahkan yang dinyatakan sesat oleh lembaga buatan manusia dianiaya bahkan ada yang sampai meninggal . kenapa rumah ibadah untuk menyembah Tuhan ditutup????

    Comment by maria anna — March 6, 2008 @ 11:05 am | Reply

  2. Ouppszz.. sensitip nih..kudu ngetik dengan hatiii hatiii :p

    Hmm..jadi inget lagunya (alm)chrisye.. jikaaa surga dan neraka tak pernah adaaaaa..
    Memutuskan bertuhan.. tuhan itu adanya didalam hati.. berdasarkan keyakinanku sebagai umat *yang masih belajar taat* aku berpikir.. jika tidak ada keyakinan(dalam hal ini agama),apa bedanya aku dengan hewanan.. yang memiliki otak saja..

    Ya.. hatiku dan otakku berdebat,kenapa sih ada tuhan..kenapa sih ada agama.. jaman dinosaurus dulu ada ga sih sebenarnya..apa benar adam manusia pertama.. kalo iya.. bagaimana munculnya..

    Semua berbalik kedalam hati manusia itu sendiri.. dalam hal ini aku.. aku nyaman dengan “tuhanku”, aku teduh dengan “agamaku”..

    Semuanya buatku memang masih terasa janggal,sementara ini.. kuanggap ketentraman hati adalah motivasiku untuk beragama.. dan itulah yang membedakan aku,manusia ini.. dengan makhluk tuhan yang lain..

    sekiann.. ndan terima kasyihh πŸ™‚

    Comment by galih — March 6, 2008 @ 11:46 am | Reply

  3. @maria anna : tanya kenapa ????

    @galih : aku juga nyaman dengan Tuhan ku dan dengan agamaku (amin).tapi agama…bikin sesuatu yg disebut dengan pecah belah, perbedaan…lebih baik berTuhan. toh Tuhan itu satu…

    Comment by iverlita — March 6, 2008 @ 1:16 pm | Reply

  4. itu kan oknum yang bikin gitu :p

    Comment by galih — March 6, 2008 @ 1:44 pm | Reply

  5. Saya lebih suka disebut “beriman” dech.. karena percuma juga berTuhan tapi ga beriman.. πŸ˜›

    Comment by 'Ndut — March 6, 2008 @ 2:20 pm | Reply

  6. hihihihi.. ketuhanan yg maha esa πŸ˜€

    Comment by h4ri — March 6, 2008 @ 3:34 pm | Reply

  7. Saya berTuhan dengan cara menjalankan perintah agama yang saya yakini berasal dari Tuhan tersebut… πŸ˜‰

    Comment by adit-nya niez — March 6, 2008 @ 4:21 pm | Reply

  8. berat..lama2 makin berat..hehehe..

    Comment by stey — March 6, 2008 @ 4:52 pm | Reply

  9. @galih : jadi gemes ma si oknum ituhhhh

    @’Ndut : biasanya sih karena percaya Tuhan, dan berTuhan otomatis kita beriman. tidak demikian dengan beragama… -komen “aneh” dari verlita-

    @h4ri : wewwww dia ngapalin Pancasila

    @adit-nya niez : bisa diterima, dit πŸ˜‰

    @stey : bantuin gotongnya dunk, stey! πŸ˜€

    Comment by iverlita — March 6, 2008 @ 5:04 pm | Reply

  10. saya berTuhan beragama dan ber iman. tapi saya kadang lupa bahwa saya saya berTuhan beragama dan ber iman. Dosa lagi dah…..

    Comment by Pandawa — March 6, 2008 @ 5:12 pm | Reply

  11. wis, saya manut aja apa kata mbak verlita… pokok’e maknyus! eit, salah, pokok’e ber-tuhan! hahahahahaha… kena filsafat “pokok’e”… *ngacir*

    Comment by gempur — March 6, 2008 @ 6:36 pm | Reply

  12. kenapa yah? mungkin krn Tuhan itu ada dan kita diciptakan utk menyembah-Nya?

    Comment by toim — March 6, 2008 @ 7:38 pm | Reply

  13. agama memang tidak salah..tapi kebanyakan orang2 yang menjalankan ajaran agamu itulah yang salah dan salah mengartikannya πŸ˜€

    salam

    Comment by Febra — March 6, 2008 @ 7:59 pm | Reply

  14. mmmm, msti mikir keras dulu buat ngebedain berTuhan sama beragama, tp finally ngrti juga ko maksud mba ^^

    Comment by missglasses — March 6, 2008 @ 9:18 pm | Reply

  15. Aku gak berTuhan. Tapi Tuhan yg memiliki aku.

    Comment by Faradina — March 6, 2008 @ 9:30 pm | Reply

  16. kalo cuma bertuhan, ngejalanin agamanya gimana, nak ? halah….wahyu dari Tuhan lho, bukan cuma bikinan manusia si agama itu. *jadi bu ustad sekejap sambil ngegoreng peyek

    Comment by mercuryfalling — March 7, 2008 @ 8:23 am | Reply

  17. bener. yang jelas semua agama itu mengajarkan sama (ngajarin yang baek2). sekarang tergantung kepercayaan kita aja.

    Comment by pink — March 7, 2008 @ 8:27 am | Reply

  18. ngebaca aja ah, nggak usah comment πŸ˜€

    Comment by Jiban — March 7, 2008 @ 8:43 am | Reply

  19. ehmm….selama kita benar2 memegang teguh Tuhan dan agama yg diyakini…the other problems likely being forgotten… as long as it lead us the good way.. πŸ˜‰

    Comment by theloebizz — March 7, 2008 @ 9:00 am | Reply

  20. makin berat aja nehhh

    dari kecil kita diajarkan oleh orang tua, guru ttg agama, mungkin dasarnya dari sini, setelah besar kita bisa lebih mengerti dari mana asal muasalnya, ya kembali lagi, ke individu masing2

    Comment by chatoer — March 8, 2008 @ 11:52 am | Reply

  21. Semua agama pada dasarnya baik, mengajarkan kepada para pemeluknya untuk berbuat baik dan memerangi kejahatan. Mungkin penafsiran arti kata “kejahatan” yang perlu ditelaah lagi. Apa itu jahat? Apakah karena melakukan hal yang berbeda sudah dikatakan “jahat”?

    Comment by Erro — March 8, 2008 @ 2:21 pm | Reply

  22. Hehehehe.. habis baca punya saya juga yah?

    *Ge Er!!!

    Lha Tuhan sendiri? AgamaNya apa?

    Comment by Nazieb — March 8, 2008 @ 3:17 pm | Reply

  23. kayanya kalo mba verlita tau agama saya, pasti bilang kalo agama saya salah, karena agama saya meyakini bahwa saya boleh membunuh, sombong dan memukul… mungkin saya akan kena sangsi HAM dari PBB kalo mereka tau agama saya, tapi anehnya bagi saya apa yang diperintahkan tuhan kepada saya adalah benar dan masuk akal! dan anehnya sampai saat ini saya percaya agama saya adalah agama benar, bukan paling benar!

    Handphone saya buatan Manusia
    Manusia buatan Tuhan
    maka menurut saya Handphone saya buatan Tuhan, begitu juga agama, Manusia cuma Media aje..

    Relatif…

    Comment by ontohod — March 8, 2008 @ 4:01 pm | Reply

  24. saya nga tau kenapa saya dulu bsia bertuhan dan beragama.. namun skrg.. saya merasa nyaman dengan bertuhan dan beragama ini. . jadi nda ada masalah πŸ˜€

    Comment by funkshit — March 8, 2008 @ 5:07 pm | Reply

  25. saya baru kali ini membaca postingan tentang agama merasa nyaman. πŸ˜€
    huhuhu kadang2 saya juga sedikit jengah sendiri baca2 postingan tentang agama. baik di blog orang maupun di blog sendiri. huhuhu
    kalo dah gitu saya biasanya menghindari membaca mengenai postingan seperti itu.
    huhuhuhu
    seperti tadi saya hampir aja langsung mo beranjak ke blog lain membaca judul postingan ini
    πŸ˜€

    -saya beragama karna saya percaya Tuhan-
    πŸ˜€

    Comment by bedh — March 9, 2008 @ 1:17 am | Reply

  26. PASAL 29, bener ya???

    Comment by indra1082 — March 10, 2008 @ 9:51 am | Reply

  27. @Pandawa : namanya juga manusia….*dosamu diampuni..halahhh!!!

    @gempur : pokok’e…pokok’e…

    @toim : kita diciptakan untuk percaya, menyembah dan membuat hatinya senang…jangan lupa, pelihara juga ciptaan2nya yang lain… πŸ™‚

    @Febra : makanya mbak (mbak apa mas, nih?)…aku bilang, agama itu ga menyelamatkan..manusia itu beragama lalu ketika berbuat salah ntar dibilang jangan salahkan agamanya. lalu kapan manusia menjadi benar karena agamanya???

    @missglasses : syukurlah kalau dinda mengerti πŸ™‚

    @Faradina : ehehehehe…Tuhan memiliki kita semua. tapi kita loh yang memutuskan apakah kita mau berTuhan atau tidak πŸ˜€

    @mercuryfalling : ahhh mbak, itu kan katanya… *nyomot peyek mbak Dian…ehhh enakkk!!

    @pink : setujuh!

    @Jiban : silahkeun atuh… πŸ˜‰

    @theloebizz : setujuh lageee!!

    @chatoer : setujuhhhh!! selama waktu diajarin, bukan doktrin yang diajarin kalau agamanya yang paling benar dan yang lain adalah salah πŸ˜€

    @Erro : he eh mas…bukan berarti karena berbeda terus yang berbeda itu salah, kan???

    @Nazieb : ah mas, tau aja saya paling demen nongkrong “dirumah” mu..agamaNya apa yah? kalau saya bilang dia ga beragama? setujuh tidak? kan seperti yang saya bilang, agama itu yang ciptain manusia πŸ˜€

    @ontohod : serius, mas? agama apaankah ituh???

    @funkshit : seperti saya, saya juga nyaman kok πŸ˜›

    @bedh : syukurlah kalau si mas merasa nyaman..senyaman sayakah??? amin mas, teruslah percaya Tuhan.

    @indra1082 : benar sekaleeee!!!

    Comment by iverlita — March 10, 2008 @ 10:06 am | Reply

  28. Wah, aku gak komen deh, cum amo nanya : Dah insap, ver?

    (*He..he…lari terbirit-birit…*)

    Comment by chocovanilla — March 10, 2008 @ 10:29 am | Reply

  29. No Matter who’s your God or your Religion, Nyang penting, situ teteup menjadi jamaah dari Madzab Bocor Alus kan…???

    πŸ™„

    Comment by mbelgedez — March 10, 2008 @ 1:59 pm | Reply

  30. beragamakah Tuhan?
    *ini mlah nambah2in pertanyaan πŸ˜€ *

    Comment by joyo — March 11, 2008 @ 2:50 pm | Reply

  31. @chocovanilla : errrrrggghhhhhhh!!!

    @mbelgedez : iya dech om… *sungkem

    @joyo : seperti yg saya bilang sebelumnya, sepertinya Tuhan tidak beragama, karena agama dibuat oleh manusia…sepakat? πŸ˜›

    Comment by iverlita — March 12, 2008 @ 1:19 pm | Reply

  32. maksud imbuhan ber- disini seperti apa yah?

    apakah seperti berpakaian?

    ataukah seperti berkendaraan?

    atau seperti bertelefon?

    Jadi inget kutipan Richard Dawkins, the famous atheist saat ini..

    “sebenarnya semua orang bisa disebut atheis, gara-gara mereka kan juga tidak mempercayai tuhan-tuhan yang diciptakan oleh orang lain. Orang yang benar-benar atheis cuma tidak mempercayai satu tuhan lebih banyak.”

    hehehe, berat ah udah..salam kenal

    Comment by Koko — March 12, 2008 @ 8:27 pm | Reply

  33. Saya berTuhan karena sadar fungsi keseimbangan alam. Saya mengabdi sebagai pelayan. Saya butuh pelindung yang menciptakan rasa aman dalam hidup. Saya juga perlu tempat pelarian ketika dihadapkan pada persoalan yang tak bisa terselesaikan dengan keterbatasan saya.

    Akhirnya, bagi saya TUHAN itu bukan sekadar sembahan. Tapi sudah menyatu menjadi wujud tak terpisah dari saya. Sehingga saya akan selalu berusaha dekat denganNYA

    Comment by gus adhim — April 16, 2008 @ 11:23 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: