….apa adanya….

February 4, 2008

18 hours to the Airport??!!

Filed under: office,personal,stuck — Verlita @ 12:49 pm

saya menatap rekan kerja saya asal Singapore yang berdiri didepan saya dengan gelisah….
“are u hungry, Adrian?”
“no, im not hungry, im just fuckin’ hungry…” πŸ˜€

huahuaauha…itu pertanyaan jam 1 pagi yang saya lontarkan kepada Adrian sabtu itu. sudah nyaris 12 jam kami berada dijalan menuju ke airport!! seharusnya Adrian naik pesawat jam 7 malam hari Jum’at (1 februari 2008) tapi yah, walaupun sudah sangat berusaha terburu-buru kami berangkat dari Pintu Air jam 1 siang itu dengan harapan walalupun hujan, kami akan tiba setidaknya jam 5 sore…tapi ternyata…??? hiks!!!

Jum’at itu taxi yang akan membawa kami ke airport hanya bisa membawa kami sampai pintu tol bandara, setelah itu kami dipindah ke bis Damri.
teman saya menatap saya kuatir, dan bertanya berkali-kali apakah tidak masalah kalau kita pindah ke bis?

dan akhirnya, kita pindah ke bis damri…dari mulai masuk tol, bis sudah berjalan pelan-pelan..padat..atau bisa dibilang nyaris tak bergerak???

kami mendapat kabar kalau air sudah setinggi Honda Jazz…supir bus kami dengan pintarnya membawa bis ke jalan layang, diamana artinya kami melawan arus kendaraan, tapi dengan begitu kendaraan kami tidak berada pada genangan air. aman….

banyak sekali orang-orang yang hendak pergi ke airport dengan kendaraan kecil or taxi yang berpindah ke bis kami…

akhirnya isinya jadi beragam, orang dari Singapore, Australia, Balikpapan, Pekan Baru, Padang, Nias juga kebetulan ada…jadi seperti saudara deh…

Adrian -temanku- mulai bertambah cerewet, bersama si bule dari australi, berkali-kali saya di daulat untuk menanyakan ke si sopir mengenai keberadaan kami, jalan lain menuju airport, prakiraan berapa lama kami akan terjebak disana…

yang paling parah adalah kami tidak memiliki makanan 😦 -jadi please jangan tanya lapernya kita kayak gimana-

sebis dengan kita ada baby juga, ada anak umur 6 tahun -namanya Davita- yang inggrisnya jago banget, so dia ikutan nimbrung barengan kita, ada juga adiknya Ivana -3 tahun-, dan yang lain-lainnya…

karena bensin yang sekarat, jadi mesin bis harus dimtika, otomatis AC mati, panas….tidak kuat, kamipun berjalan-jalan diluar bis…hari sudah sangat gelap sekali…sudah menjelang tengah malam…

tadinya saya yang mau berbaik hati mengantar Adrian ke Airport, sekarang justru dia yang kuatir karena saya perempuan dan harus berlama-lama di jalanan.
dengan baik hatinya dia coba menelpon Sheraton, mencarikan kamar untuk saya, dan ternyata hotel itu fullbook!! tapi toh, percuma juga kalau ternyata kamarnya ada..masalahnya, kami ga akan pernah mencapai bandara malam itu.

kami sudah sangat letih malam itu…ditambah rasa lapar juga. hiks!!

berkali-kali Adrian berkata sambil melucu, ada baiknya kita berjalan-jalan dibawah, lalu melakukan meditasi supaya kita ngga stress..(dan dia benar-benar mempraktekkan meditasinya…menarik napas dengan gerakan-gerakan tangan aneh..hehehehe)

akhirnya saya tertidur di kursi, kelelahan..HP saya juga sudah mati, baterainya habis. terputus juga komunikasi dari danke dunia luar…terakhir kali beberapa teman saya sms menanyakan, apa kabar dengan saya? saya jawab bahwa saat ini saya sangat lapar dan lelah.. πŸ˜›

paginya saya terbangun, Adrian duduk disebelah saya (saya ga yakin kalau dia tidur malam itu), menatap saya dan mengucapkan “good morning…”. hiks!! we’re still on the bus!!!

akhirnya para penumpang memaksa agar bis kami berbalik. body bis kami yang besar, menyulitkan untuk mundur atau berputar arah, jadi kami membuat mobil-mobil kecil minggir dan membiarkan kami ke persimpangan didepan yang tak jauh dari tempat bis kami agar kami dapat berbalik.

soalnya supir kami mendapat info, kalau arah tangerang aman, jadi kami berusaha mencapai kesana…

dan benarlah, dengan perjuangan, kami akhirnya bisa masuk bandara melalui tangerang. kata-kata pertama yang keluar dari mulut kami adalah “thanks GOD” ketika kami melihat bandara.

berkali-kali Adrian di telpon keluarganya dari Singapore…kuatir, pasti…

kami tiba di terminal 2 airport jam 7.40 an, penerbangan ke Singapore yang terdekat adalah pukul 9.10, so…Adrian langsung check in, sebelum check in kata-katanya adalah “kalau sekali lagi saya ke JAkarta dan saat itu hujan turun, mungkin saya akan tinggal sehari atau 2 hari lagi sampai hujan benar-benar berhenti…” hehehehehe..kapok dia!!!

Advertisements

14 Comments »

  1. saya juga kmrin terpaksa ngojek dr pdk indah ke kemanggisan :((

    Comment by aprikot — February 4, 2008 @ 1:52 pm | Reply

  2. fffuiiihh.. untuuuuung saya lagi nggak di jakarta πŸ™‚

    Comment by titov — February 4, 2008 @ 4:16 pm | Reply

  3. khan dah diperingatin jauh jauh hari..pasti nggak sadar yah pesannya?

    gw aja gak kekantor 2 hr berturut turut secara kantor g dibelakang bandara..hehehe

    kyknya mau badai lg deh..;p

    -ryan-

    Comment by ryan — February 4, 2008 @ 5:07 pm | Reply

  4. 18 jam udah bisa nyampe seattle tuh kalo naek pesawat hikhik…

    Comment by mercuryfalling — February 5, 2008 @ 6:49 am | Reply

  5. @aprikot : hiks! tapi kan ga kejebak lama…

    @titov : untung ya, mas…

    @ryan : ga merhatiin, an..lagian temenku itu buru2

    @mercuryfalling : 18 jam untuk penerbangan cuma lebih kurang 1.5 jam ke singapore…ga banget!!!

    Comment by iverlita — February 5, 2008 @ 10:31 am | Reply

  6. wah bandara ajah bisa banjir, harusnya bikin bandara di atas gunung xixixi

    Comment by chatoer — February 5, 2008 @ 11:36 am | Reply

  7. wah mbak’e terjebak di km 29 juga tho…

    Comment by Wazeen — February 5, 2008 @ 12:42 pm | Reply

  8. @chatoer : maunya sech…xixixixixi juga!

    @Wazeen : begiculah…capek dechh!

    Comment by iverlita — February 5, 2008 @ 12:59 pm | Reply

  9. waagh,turut berduka cita..kbayang kesiksanya..

    gmana klo kita usulin pemda dki bwt sediain satu moda transportasi umum lain : taksi perahu karet.. πŸ˜€

    Comment by gamma — February 5, 2008 @ 2:39 pm | Reply

  10. wahh, perjuangan yg panjang mba, parah banget ya

    Comment by missglasses — February 5, 2008 @ 5:44 pm | Reply

  11. @gamma : setujuh banget, mbak!!!

    @missglasses : puarahhhhh buangetttt..

    Comment by iverlita — February 5, 2008 @ 5:51 pm | Reply

  12. perjuangan yang berat. sama seperti perjuangan gw menerjang banjir. hehe, salam kenal.

    Comment by ayaelectro — February 5, 2008 @ 8:39 pm | Reply

  13. Ya ampyuuuuunnn….
    Susah omong deh.

    Pemerintah Indon emang tolol. kenapa ndak mbikin jalan layang ajah sekaliyan ???

    (eh, denger gosip, bandara mau pindah ke Sumedang…)

    Comment by mbelgedez — February 12, 2008 @ 9:50 am | Reply

  14. @ayaelectro : berat banget emang yah… 😦

    @mbelgedez : klo bandaranya pindah ke sumedang…lebih tolol lagi dunk pemerintah indonnya.. πŸ˜›

    Comment by iverlita — February 12, 2008 @ 1:27 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: